Membangun Chemistry dan Solidaritas Melalui Pendakian

Sebagai bagian dari membangun chemistry dan mempererat solidaritas sesama kader, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Asemrowo bersama dengan Bidang Apresiasi Seni Budaya Olahraga (ASBO) Pimpinan Cabang (PC) IPM Krembangan adakan kegiatan pendakian Gunung Penanggungan melalui jalur Tamiajeng, Trawas, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa – Rabu 18 – 19 Mei 2021.

Gunung Penanggungan adalah gunung berapi kerucut dalam kondisi istirahat yang berada di Jawa Timur, Indonesia. Dengan ketinggian 1.653 MDPL (Meter Diatas Permukaan Laut), Gunung Penanggungan dari kejauhan mirip dengan Gunung Semeru, tak heran jika banyak pendaki mengatakan bahwa Penanggungan miniatur dari Semeru.

Berangkat dari Surabaya selasa dini hari menuju basecamp Tamiajeng sekitar 2 jam, setibanya di basecamp kami istirahat sebentar kemudian mempacking ulang logistik dan barang bawaan. Setelah melaksanakan solat subuh, kami lapor dan registrasi di basecamp dan memulai pendakian dengan estimasi sekitar 3 -4 jam pendakian.

Jalur pendakian Gunung Penanggungan memiliki 4 pos, yang setiap posnya disuguhkan dengan suasana pemandangan indah dan tingkat kesuiltan yang berbeda-beda setiap posnya.

Pendakian kali ini cukup berkesan meski lelah dan letih ada rasa ingin menyerah dan pulang ditengah pendakian. Dengan tekad, keyakinan, dan usaha berjalan bersama kami mampu menginjakkan kaki di puncak. “Tentu saja bisa menjadi pembelajaran tentang rasa sabar dan tabah menapakkan langkah demi langkah hingga mencapai puncak” ujar Andika Rizky Kabid Perkaderan PR IPM Asemrowo.

Didampingi oleh Sekretaris Bidang ASBO PC IPM Krembangan Bagus Andika mengatakan “Kita bisa menjadikan pendakian sebuah wadah untuk mengikat tali silaturahmi antar teman lebih dari sekedar teman tetapi sebuah keluarga tanpa memandang satu sama lain.” ungkapnya.

Penulis: Iqbal Firmansyah
Editor: Handie Pramana Putra

IPM Televisi

Sosial Media Resmi

More Stories
Urgensi Pelajar dalam Politik