Menanam Untuk Masa Depan, Komunitas Kedai Edukasi Ajak Belajar Menanam Tumbuhan

Kegiatan menanam tanaman sayuran atau buah-buahan bisa menjadi media alternatif lain bagi pendidikan anak usia dini. Komunitas Kedai Edukasi mengajak adik-adik disekitar wilayah petemon belajar menanam kacang hijau menggunakan media kapas (Ahad, 27/09/2020)

Kegiatan tersebut sebagai upaya memperkenalkan kepada adik-adik proses pertumbuhan tanaman dari mulai bibit hingga tanaman tumbuh. Selain itu, meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap lingkungan.

Setelah mendapat arahan dan petunjuk teknis, adik-adik tampak antusias dalam mempraktekkan menanam yang sudah dijelaskan oleh kakak-kakak pengajar.

Tak lupa kakak-kakak pengajar juga memberitahu bagaimana cara merawat dan menjaga supaya tanamannya tidak mati.

Nantinya, kacang hijau yang sudah ditanam akan dibawa pulang oleh mereka untuk kemudian dirawat dan pada pertemuan berikutnya dibawa kembali guna dipelajari bersama tentang proses pertumbuhan makhluk hidup.

Jumat (03/10/2020) setelah lima hari berlalu, terlihat tanaman dari adik-adik sudah mulai hidup tumbuh besar. Pada kesempatan ini kakak-kakak pengajar menjelaskan tentang pertumbuhan makhluk hidup melalui kegiatan menanam yang sudah dilakukan.

Dwi Faturrachman yang juga sebagai pengajar di Kedai Edukasi menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah taktis untuk mengenalkan dan menumbuhkan kesadaran ekologi pada anak usia dini hingga sekolah dasar.

“Tumbuhan sebagai penghasil oksigen disekitar kita, seharusnya kita rawat dan jaga bukan malah dirusak. Oleh sebab itu, sangat penting bagi kita untuk menanamkan rasa cinta lingkungan pada anak-anak kecil” ujarnya.

Untuk diketahui, Komunitas Kedai Edukasi merupakan implementasi gerakan literasi di kalangan pelajar. Memilih kedai sebagai tempat belajar mengajar guna merubah stigma kedai dimata masyarakat. Rutin setiap hari Jumat, Sabtu, dan Ahad mengajar di Kedai wilayah Petemon. Komunitas ini bertujuan untuk memberikan pendidikan formal (pelajaran sekolah), pendidikan non formal (pengembangan potensi dan bakat), dan akkidah akhlak (membentuk karakter berakhlakul karimah).

Penulis : Iqbal Firmansyah
Editor : Handie Pramana Putra

IPM Televisi

Sosial Media Resmi

More Stories
Inilah Harapan PC IPM Asemrowo kepada Ranting Barunya