Kadarling SMAMIV, Jadikan Hubungan Kian Harmonis

IPMSUROBOYO.OR.ID. – SMA Muhammadiyah 4 Surabaya (SMAMIV) sukses melaksanakan Kadarling (Kajian tadarus keliling) dalam rangka menyambung tali silaturahmi, pada Sabtu (21/10/2023) siang.

Sekedar informasi, kadarling merupakan suatu pertemuan membaca Al-Qur’an bersama serta membahas kajian agama (tausiah) yang dilaksanakan secara berkeliling menuju rumah ke rumah yang bersedia ditempati.

Zainal Arifin M.Pd.i., selaku kepala sekolah berkata bahwa kadarling menjadi semacam program rutin setiap minggu yang telah ada di SMAMIV sejak tahun 2011.
Bersama wali kelas ditambah beberapa guru pendamping, kadarling kali ini diikuti seluruh siswa-siswi kelas X-2. Sebelum mengadakan kadarling ke rumah wali murid, pihak sekolah terlebih dahulu harus berkonsultasi dengan pemilik rumah.

Mengawali kadarling, sang MC (Master Of Ceremony) mulai memandu acara, lalu dilanjut sambutan singkat dari wakil kepala sekolah bidang ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab). Samirah M.Pd., Gr., maju memberikan sambutan. “Kadarling selain bertujuan menjalin hubungan baik antar warga sekolah dan walimurid, namun sekaligus untuk sarana penyampaian syiar atau dakwah Islam. Sehingga membuktikan kalau umat Muslim senantiasa memiliki semangat menggelora demi kepentingan agama” tutur beliau.

Berlin Rosidah Rahmah sebagai tuan rumah, turut menyambut hangat. Ia mengaku senang atas kedatangan SMA Muhammadiyah 4 Surabaya ke rumahnya “Alhamdulillah bisa dikunjungi temen sekelas sama guru-guru juga”.

Melantunkan ayat suci al-quran bersama-sama

Memasuki inti acara utama yaitu tadarus Al-Qur’an. Serentak, mereka membaca surat An-Naba sampai surat At-Takwir diiringi irama yang kompak dan syahdu. Kemudian, tausiah pun disampaikan melalui 3 bahasa berbeda, diantaranya bahasa Arab, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Terdapat tausiah menarik memakai bahasa Arab yang membahas tentang bagaimana kondisi anak muda zaman sekarang yang mendapat julukan “Strawberry Generation” karena begitu mudah rapuh dan cepat menyerah. Ada pula tausiah lain memakai bahasa Indonesia yang tak kalah bermakna, dimana membahas tentang besarnya perjuangan seorang ibu.
Setelah tausiah selesai, tibalah mengakhiri kadarling dengan doa penutup.

Semua rangkaian kegiatan kadarling tadi dijalankan panitia yang tak lain tak bukan ialah perwakilan para murid sendiri. Mereka yang selama kadarling menjadi MC, pemimpin baca Al-Qur’an, pemateri tausiah, hingga pemimpin doa penutup.

Staff ISMUBA, Henny Listiana S.Pd., menjelaskan tiga tujuan penting mengapa kadarling diadakan. Pertama, tentu sebagai bentuk mempererat silaturahmi dan menguatkan rasa kebersamaan terhadap walimurid beserta keluarganya. Kedua, melatih kemampuan siswa-siswi saat berdakwah maupun berbicara di depan khalayak umum. Yang terakhir, untuk mengenalkan nama baik sekolah. “Dengan menghadirkan kader SMAMIV yang sudah mampu tampil di hadapan orang banyak, masyarakat akan tertarik kemudian berminat mencari tahu lebih lanjut mengenai SMA Muhammadiyah 4 Surabaya ini” ungkapnya ketika diwawancarai.

“Saya pribadi merasa senang dan bangga bisa mengikuti kadarling, sebab memberikan kesempatan kepada saya dalam belajar ber-public speaking” tutup Naufal Farras, salah satu murid kelas X-2.

Semoga, acara kadarling dapat terus berlanjut, senantiasa membawa hubungan Ukhuwah Islamiyah menjadi lebih erat dan harmonis, dan melahirkan pelajar yang pandai mengaji serta mempunyai mental yang berani berdakwah amar ma’ruf nahi munkar.

Penulis: Alessandra Maura Raihanna
Ruang Aksara SMAMIV

IPM Televisi

Sosial Media Resmi

More Stories
Adakan Week of Islamic Competition IPM At-Taqwa Gaungkan Semangat dan Bakat para Anak Muda