Inilah Keseruan FORTASI SMPM 14 Surabaya

IPMSUROBOYO.OR.ID – SMP Muhammadiyah 14 Surabaya mengadakan acara pengenalan untuk peserta
didik baru biasa dikenal dengan Forum Ta’aruf dan orientasi Siswa (Fortasi). Acara fortasi dilaksanakan selama 3 hari, tanggal 18-21 Juli 2023 berlokasikan di ruang kelas 7A, 7B dan 7C lantai 3 SMP Muhammadiyah 14 Surabaya jalan raya Manukan kulon 1, no.1, Tandes, Surabaya. Fortasi kali ini cukup meriah dikarenakan yang mengikuti ada 103 anak.

Acara fortasi diawali dengan pembukaan yang dilaksanakan pada tanggal (18/7/2023) bertempatkan di lapangan SMP Muhammadiyah 14. Para peserta menuju ke lapangan untuk melakukan upacara apel yang sekaligus menjadi pembukaan fortasi tahun ini. Pembukaan fortasi, di buka oleh Bapak Hanif Azhar MPdI selaku kepala sekolah SMP Muhammadiyah 14 Surabaya. Sebelum pembukaan fortasi, bapak Hanif berpesan kepada seluruh siswa baru agar bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah barunya serta diikuti perasaan gembira bersekolah di SMP Muhammadiyah 14 Surabaya. Dilanjutkan dengan pembacaan janji pelajar oleh seluruh peserta fortasi dan dilanjutkan dengan pemotongan pita dan penerbangan balon yang diterbangkan oleh perwakilan peserta fortasi. Setelah pembukaan, para peserta di bantu oleh panitia IPM menuju ke kelas masing-masing. Saat dikelas, panitia IPM mengabsen kehadiran peserta dan dilanjutkan dengan pengumpulan sembako untuk dibagikan kepada warga Manukan kulon. Setelah itu, guru memberikan materi tentang Bullying

“Bullying bisa dilakukan dengan berbagai cara, bisa berupa kontak fisik aranya dengan memukul korban bully, ada juga non fisik yaitu berupa mengejek dan ada juga cyber bullying yaitu dengan cara menbully lewat media sosial” kata Ibu Wanda selaku penyampai materi bullying


Setelah penyampaian materi, peserta fortasi diminta bersiap untuk sholat Dhuha bersama dan pembiasaan membaca juz amma. Setelah sholat Dhuha selesai, peserta fortasi diperbolehkan istirahat selama 15 menit dan dilanjut dengan materi kemuhammadiyahan.


Muhammadiyah adalah organisasi otonom yang berlandaskan Al Qur’an dan as Sunnah, Muhammadiyah memiliki beberapa amal usaha atau yang disingkat dengan AUM antara lain sekolah, rumah sakit dan lazizmu” terang Ibu Tasniah selaku pemberi materi Kemuhammadiyahan

Setelah penyampaian materi, panitia IPM memberikan review materi dan juga ice
breaking yang menarik dan dilanjutkan dengan sholat Dhuhur berjamaah dan
pulang.

Pada hari Kamis (20/7/2023), peserta fortasi diminta untuk membuat mading bertemakan Jawa timur. Para peserta mengerjakan dengan serius dan kompak. Axelle Ardhani selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa peserta tahun ini berbeda
“Peserta tahun ini jelas berbeda dengan sebelumnya, tahun ini pesertanya pintar-
pintar, kreatif, mudah bergaul dengan teman sekelasnya contoh nya saat
membuat Mading, saya kagum dan bangga, mereka mampu bekerja sama dan
dapat menyelesaikan madingnya dengan sangat baik”
terangnya.


Begitu juga dengan sekretaris pelaksana yang mengatakan bahwa peserta tahun
ini pintar-pintar


Saya merasa tahun ini peserta nya berbeda, pesertanya super aktif, mudah bergaul dengan teman sekelas nya hanya dalam 2 hari, mungkin ada beberapa yang sedikit pemalu, tapi bila di suruh kerja sama, mereka bisa kompak” kata Davin Ghofur selaku sekretaris pelaksana fortasi.


Pada hari Jumat (21/7/2023) pukul 07.00 WIB, SMP Muhammadiyah 14 melakukan persembahan ekstrakurikuler yang meliputi tari, tapak suci, hizbul wathan, KIR, kelas bahasa dan futsal. Peserta fortasi turun ke lapangan untu menyaksikan persembahan ekstrakurikuler. Dilanjutkan dengan materi pengenalan IPM yang dilakukan di masjid Al Ittihad Surabaya. Materi pengenalan IPM disampaikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tandes. Pada pagi itu. juga dilakukan penutupan fortasi dan awarding. Awarding yang meliputi pemenang ice breaking, pemenang lomba mading, dan anak teraktif. Deven, selaku peserta fotasi mengatakan bahwa fortasi ini sangat menyenangkan

“Bagus, seru dan keren, Dijelasin semua yang ada disekolah dan pertunjukan ekstrakurikuler nya sangat menarik, kakak IPM nya juga sabar dan ramah. Saya suka hampir semua nya, saat keliling melihat lingkungan dan fasilitas sekolah, saat penampilan ekstrakurikuler, Ice breaking nya juga seru, tapi saya paling suka waktu pembukaan nya” katanya.


Jasmine Alexa selaku pemenang anak teraktif mengatakan bahwa dia tidak menyangka bisa menjadi anak teraktif “Alhamdulillah senang karena bisa mendapatkan hadiah, awalnya agak kaget trus mikir wahhh aku seaktif itu ya sampai bisa dapat hadiah soalnya di SD tidak seaktif itu terus malu-malu jika di suruh jawab, baru SMP ini aku beraniin diri buat aktif” terangnya.

Penulis: Asyraf Iltizam Salas

IPM Televisi

Sosial Media Resmi

More Stories
Stereotype Perempuan selalu Benar