Tingkatkan Daya Kritis dengan Membaca

Serunya menimba ilmu di Kota Literasi. Laporan Nur Rizki Larasati peserta perwakilan dari Komunitas Sahabat Literasi PD IPM Surabaya.

IPMSUROBOYO.OR.ID – Literacy academy diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur kali ini berlangsung di Kabupaten Magetan. Pelatihan literasi berlangsung seru dan antusias. Kali ini mengakat tema “literacy: looking through the word and world”. Jumat-Ahad, (17-19 Juni 2022).

Acara pembukaan pelatihan ini berlangsung ramai dan dihadiri langsung oleh Bupati Magetan Suprawoto. Pembukaan bertempat di Gedung literasi Magetan. Beliau mengatakan bahwa ada hal yang harus disinggahi sebelum ke Sarangan.

“Agar orang-orang mampir ke Magetan bukan ke Sarangan aja tapi harus ada nilai yang bisa dilihat, maka dari itu membentuk Gedung literasi ini yang jalannya menuju arah Sarangan.’’ Jelasnya.

Pada pelatihan ini PW IPM JATIM secara langsung menghadirkan 4 orang narasumber. Materi pertama disampaikan oleh Nadifah Azhar dari Pimpinan Pusat IPM yang membahas tentang ‘Wajah Baru Literasi’

Ipmawati Nadifah Azhar mengatakan bahwa literasi saat ini adalah simple.

“Kita yang menerima ilmu dan kita yang memberi ilmu.”Terang Nadifah.

Berinjak ke materi kedua yang diisi oleh  Ayunda Nurul Fikri. Ia membahas tentang “Analisis Framing: Pencerdasan tanpa Hoax”

Kemudian Dilanjut materi ke-3 yang berjudul ‘’Menuangkan Insiprasi melalui Narasi” dengan narasumber Ahmad Faizin Karimi dari penulis dan jurnalistik.

“Cernakata” Tutur Ahmad Faizin. Maksudnya adalah ceritakan, makna, kaitkan, dan tawarkan solusi.

Dihari terakhir, peserta pelatihan diajak keliling ke Taman Baca Eureka Libria. Taman ini seperti perpustakaan dengan fasilitas lengkap. Ditemani oleh Pak Satria Dharma yang merupakan founder taman baca ini.

“Resah dengan literasi kala ini.” Terang Pak Satria.

Setelah balik dari Taman Baca, ada materi terakhir yang diisi oleh Azaki Khoirudin yang bertemakan ‘Geliat Literasi dan Media dalam Gerakan Pelajar Masa Kini’.

“Tujuan kita membaca untuk menciptakan kesadaran kritis.” Terang Azaki.

Sebelum kembali ke daerahnya masing-masing, peserta singgah ke Alun-Alun Magetan untuk berdiskusi membahas bagaimana literasi dalam permasalahan sosial dan dilanjutkan dengan pembahasan rencana tindak lanjut (RTL).

Benita Tania Larasati (kanan) dan Nur Rizki Larasati (kiri) saat mewakili komunitas sahabat literasi pada literasi academi PW IPM Jawa Timur


Penulis Nur Rizki Larasati

IPM Televisi

Sosial Media Resmi

More Stories
Javier: Yakin Bisa Berkembang dan Mengemban Amanah