Kedai Edukasi – Bukan Sekadar Nongkrong, Tapi Juga Berbagi Ilmu

Rabu (05/08/20) Warung atau kedai yang biasanya dipadati para pembeli untuk sekadar mengisi perut, menikmati kopi atau berkumpul bersama kawan sebaya, malam itu diubah oleh teman-teman PC IPM Krembangan menjadi tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar.

Beralaskan karpet dan sebuah papan tulis kecil, anak-anak tampak antusias mendengarkan dan memahami apa yang disampaikan kakak-kakak dari PC IPM Krembangan.

Kegiatan yang bertempat di Warung Mimi Jl. Petemon 3 itu dimulai setelah salat isya. “Kita adakan belajar bersama ini tiap hari Selasa, Rabu, Sabtu, dan Minggu dimulai jam 7 malam sampai selesai” kata Iqbal Kabid PIP PC IPM Krembangan.

Terkait alasan kenapa memilih mengajar di tempat ini, ketimbang anak-anak berkumpul nongkrong dan bermain game di gadgetnya, lebih baik kita ajak mereka untuk belajar bersama menambah ilmu. Adapun latar belakang adanya anak putus sekolah disekitar warung, menjadi salah satu alasan terbentuknya Kedai Edukasi guna melakukan jihad literasi sebagai manifestasi keilmuan IPM.

“Dengan adanya Kedai Edukasi ini merupakan upaya untuk menurunkan buta huruf dan angka karena masih banyaknya anak yang belum pernah mengenyam pendidikan pada umumnya dan disini kita sama-sama saling belajar” ujar Agung Ketua Umum PC IPM Krembangan.

Selain itu di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan sendiri memiliki Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang bergerak untuk membina dan mendidik anak jalanan yang putus sekolah yaitu Rumah Pintar Matahari.

“Jadi IPM Krembangan juga berkolaborasi dengan Rumah Pintar Matahari untuk kemudian murid dari Kedai Edukasi yang putus sekolah nanti kita sekolahkan kembali” pungkas Agung.

Pemilik kedai pun berharap akan semakin banyaknya anak-anak yang ikut belajar di kedainya dan bukan hanya sekadar berkumpul nongkrong. “Sukses terus untuk kegiatan ini dan semoga anak-anak yang dibina mendapat ilmu yang bermanfaat dan berguna bagi umat dan bangsa Aamiin” ujar Mimi pemilik warung.

Penulis : Iqbal Firmansyah
Editor : Handie Pramana Putra

IPM Televisi

Sosial Media Resmi

More Stories
Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir Antarkan SMP Musix Lolos ke Final LKIR